-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Genap Setahun, CFD Tualang Rayakan Hari Jadi Bersama Masyarakat, Ini Pesan Bupati Siak

    Senin, 31 Agustus 2026, Agustus 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T23:49:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Siak,detikriaunews.com - 

    Dengan genapnya usia satu tahun Car Free Day (CFD) Tualang, Mida Wati S. Sos., selaku ketua CFD dan Lurah Perawang melaksanakan berbagai macam kegiatan tersebut bersama seluruh pengurus CFD Tualang, di Taman Motuyoko Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Siak, Minggu (30/8/2026) pagi.


    Tampak Bupati Siak Dr Afni didampingi suami dan ribuan masyarakat Tualang memadati seluruh taman motuyoko, dan ratusan pelajar yang mengikuti serangkaian kegiatan yang disajikan oleh pengurus CFD Tualang.


    Pada sambutannya, Bupati Siak Afni Zulkifli mengajak masyarakat Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.


    Ajakan itu disampaikan Afni saat menghadiri sosialisasi pencegahan Karhutla yang digelar Tim Mabes TNI bersama 14 siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoad di tengah kegiatan Car Free Day di Taman Motuyoko, Kecamatan Tualang, Minggu (30/8/2026) pagi.


    Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menyasar langsung masyarakat yang tengah berolahraga dan beraktivitas di kawasan Car Free Day. Momentum itu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya Karhutla serta pentingnya mencegah munculnya titik api sejak dini.


    “Hari ini, kita ada dua titik api yang sedang dilakukan pemdaman oleh tim Satgas Karhutla di dayun dan Sungai Mandau. Kita doakan hujan segera turun dan Karhutla segera padam,” ungkap Bupati Siak.


    Afni menekankan bahwa pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat pemerintah maupun TNI dan Polri. Peran masyarakat menjadi penting karena sebagian besar aktivitas pembukaan dan pengelolaan lahan berada di lingkungan tempat warga beraktivitas sehari-hari.


    “Kami terus ingatkan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar, dalam kondisi kering seperti ini, sangat berbahaya. Segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” jelasnya.


    Menurut Afni, langkah pencegahan harus dilakukan bersama-sama sebelum kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.


    Sosialisasi pencegahan Karhutla tersebut melibatkan Tim Mabes TNI dan 14 siswa Seskoad. Kegiatan dikemas bersamaan dengan Car Free Day agar pesan pencegahan kebakaran dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat.


    Tim memberikan edukasi mengenai berbagai faktor yang dapat memicu Karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan dan kehidupan masyarakat.


    Masyarakat juga diajak menjadi garda terdepan dalam pencegahan kebakaran, terutama di kawasan lahan masyarakat dan wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla.


    Afni menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan masyarakat diperlukan untuk menghadapi ancaman Karhutla.


    “Penanganan Karhutla tidak cukup dilakukan ketika api sudah muncul. Upaya pencegahan harus menjadi prioritas dengan membangun kesadaran masyarakat dan meningkatkan pengawasan terhadap wilayah yang berpotensi terbakar,” ujarnya.


    Kegiatan sosialisasi di tengah Car Free Day mendapat respons positif dari masyarakat. Penyampaian edukasi secara langsung dinilai membuat pesan pencegahan lebih mudah diterima karena dilakukan ketika warga berkumpul dan beraktivitas bersama.(HUT)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini