Tambusai Timur, - detikriauNews.com Peristiwa Kebakaran yang menimpa Gudang Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang diduga diperdagangkan secara Ilegal belum terungkap, sekalipun dugaan Korban Jiwa telah merenggut satu karyawan Gudang BBM tersebut.
Peristiwa itu menjadi bahan perbincangan warga di desa Tambusai Timur, namun hingga saat ini Sabtu 26/8/2026 belum ada Police Line yang terbentang di area Kebun Kelapa Sawit tersebut.
Beberapa warga tempatan yang enggan menyebut identitasnya menyampaikan, diduga peristiwa Kebakaran Gudang BBM itu terjadi jelang waktu sholat Subuh, Kamis 6/8/2026 lalu.
Akibat kebakaran itu, diduga lebih dari lima puluh Baby Tank berisi BBM ikut terbakar, dan merenggut satu nyawa penjaga gudang dan Korban dua orang luka bakar Lainnya.
Selanjutnya, informasi yang dihimpun, satu korban jiwa tewas ditempat, anehnya, pagi harinya langsung dievakuasi warga Sekitar menuju kampung halaman Korban ke Kabupaten Pasaman Sumatera Barat tanpa otopsi dan kehadiran pihak Kepolisian.
Rumor yang berkembang, ada keterlibatan Raja Adat Tambusai Timur anisial MWN yang baru ditabalkan awal bulan Agustus lalu, sehingga masyarakat mendesak Kepolisian Rokan Hulu untuk menyingkap tabir peristiwa penyebab kebakaran itu, agar terang benderang, dan siapa saja sebenarnya pemilik Gudang BBM itu serta pemilik lahan kebun kelapa sawit itu, ujar warga.
Usai mengambil dokumentasi, tim Media ini berupaya mencari bukti-bukti kebakaran disekitar lokasi, dan menemukan lima puluh lebih baby tank bekas terbakar dan selang bekas terbakar di sekitar lokasi.
Usai investasi lapangan, Tim Media mencoba menemui Raja Adat Tambusai Timur guna konfirmasi kemana dibawa mayat korban, sayangnya beliau sedang tidak berada di kediamannya dan telah dicoba menghubungi via ponsel, namun belum berhasil.
Kades Tambusai Timur Mara Bona Hasibuan saat dikunjungi di rumahnya juga sedang beraktifitas di tempat lain, sehingga belum ada informasi dari Pemdes yang bisa dihimpun.
Kapolsek Tambusai saat ditemui Sabtu sore , sedang diluar Kantor, hingga belum berhasil dikonfirmasi. Kasi Humas Polres Rohul saat dihubungi menyampaikan akan menghubungi Kapolsek Tambusai.
Team Investigasi







