Siak,detikriaunews.com - Kapolsek Tualang bersama jajarannya melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Mushola Al-Haadi, Jalan Hang Jebat, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Siak. Kamis (14/5/2026) Subuh.
Kegiatan tersebut merupakan upaya mempererat bersama masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono dan didampingi Panit I Intelkam IPDA Dendy berserta personel Polsek Tualang, dan Ketua Pengurus Mushola Al-Haadi serta seluruh jamaah Mushola.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat sunnah qobliyah subuh, dilanjutkan sholat subuh berjamaah, sambutan dari pengurus mushola, sambutan Kapolsek Tualang, penyampaian himbauan kamtibmas hingga foto bersama.
Pada sambutannya, Kapolsek Tualang menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus sarana mempererat silaturahmi dengan tokoh agama dan warga setempat.
Selain itu, Kapolsek juga berterima kasih atas partisipasi menjaga keamanan dilingkungannnya dan akan di support dengan patroli dari Polsek untuk cek pos kamling .
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi muda, serta penipuan melalui media online yang saat ini marak terjadi,” ujar Kapolsek.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama serta memanfaatkan layanan Hotline Quick Response 110 Polri apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan suatu kejadian.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka secara langsung kepada pihak kepolisian.
"Kami dari Polri membuka ruang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, maupun keluhan terhadap situasi keamanan dilingkungan masyarakat.
Kegiatan Subuh Keliling ini menjadi salah satu langkah preventif Polri dalam meminimalisir potensi gangguan keamanan, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pendekatan keagamaan dan kebersamaan.(HUT)



