Pekanbaru, Detikriaunews.com — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana diusung oleh Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam program Asta Cita mereka, program inipun tertuang dalam 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Usai pelaksanaan panen jagung, jajaran Kanwil Ditjenpas Riau langsung melakukan pengolahan ulang lahan sebagai langkah lanjutan agar lahan tetap produktif dan berkelanjutan, Jum'at (9/01).
Kegiatan pengolahan lahan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh pegawai, dimulai dengan pembersihan sisa tanaman jagung, penggemburan tanah, hingga penyiapan bedengan untuk rencana penanaman komoditas berikutnya. Langkah ini merupakan bentuk optimalisasi pemanfaatan lahan yang ada agar tidak terbengkalai setelah masa panen selesai.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menyampaikan bahwa pengolahan ulang lahan ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus menanamkan nilai kerja sama, kepedulian lingkungan, dan kemandirian pangan di lingkungan kerja.
“Ketahanan pangan bukan hanya tentang panen, tetapi bagaimana memastikan lahan terus produktif dan memberi manfaat jangka panjang. Melalui pengolahan ulang ini, kami berharap dapat segera menanam kembali dan menjaga kesinambungan program,” ujarnya.
Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarpegawai serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan lahan secara optimal dan ramah lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, Kanwil Ditjenpas Riau terus berupaya menjadikan program ketahanan pangan sebagai kegiatan yang konsisten, produktif, dan memberikan dampak positif, baik bagi institusi maupun masyarakat sekitar.
Editor : Zunardi



