Pekanbaru, 7 Juli 2026 – Detikriaunewscom Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru kembali melaksanakan tes urine rutin terhadap anak binaan sebagai upaya deteksi dini sekaligus komitmen dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/7) tersebut diikuti oleh 5 (lima) orang anak binaan yang dipilih secara acak. Pelaksanaan tes urine dilakukan dengan pengawasan petugas LPKA Kelas II Pekanbaru sesuai dengan standar operasional yang berlaku guna menjamin transparansi, akuntabilitas, dan objektivitas pemeriksaan.
Tes urine rutin ini merupakan bagian dari langkah preventif dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta implementasi komitmen Pemasyarakatan dalam mewujudkan Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Pekanbaru terus memperkuat pengawasan terhadap anak binaan sekaligus memastikan proses pembinaan berlangsung dalam suasana yang aman, sehat, dan kondusif. Selain sebagai sarana pengawasan, tes urine juga menjadi bentuk edukasi kepada anak binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menjauhi penyalahgunaan narkotika yang dapat merugikan masa depan mereka.
Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, seluruh sampel urine dari 5 orang anak binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hasil tersebut menunjukkan bahwa upaya pembinaan, pengawasan, dan pencegahan yang selama ini diterapkan di LPKA Kelas II Pekanbaru berjalan dengan baik.
Ke depan, LPKA Kelas II Pekanbaru akan terus melaksanakan tes urine secara berkala sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba, sehingga seluruh proses pembinaan dapat berlangsung secara optimal demi mendukung pembentukan karakter serta masa depan anak binaan yang lebih baik. Editor Wawan



