-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    *Dibackup Polda Riau, Polres Siak Kebut Usut Kematian dr. Alex: Otopsi & Psikologi Forensik Jalan*

    Jumat, 24 Juli 2026, Juli 24, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T23:32:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    SIAK Detikriaunewscom  .Kompaspos.ComKasus Kematian dr. Alex Cristo Loris: CCTV, HP, dan Saksi di Maluku Sudah Diperiksa Polres SiakBelum Ada Kesimpulan, Polisi Tunggu Hasil Labfor dan Psikologi Forensik Kematian dr. Alex di Siak.23/07/2026.


     memasuki babak baru. Sat Reskrim Polres Siak kini mendapat asistensi langsung dari *Dit Reskrimum Polda Riau* untuk mengusut tuntas penyebab kematian dokter residen anestesi RSUD Siak tersebut.


     disampaikan *Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr. Raja Kosmos P.SH.MH*, Kamis 23/07/2026.


    *Otopsi dan Labfor Jadi Kunci*

    Langkah awal sudah dilakukan. Tim gabungan melakukan olah TKP, memeriksa jenazah, dan mengamankan barang bukti. Jenazah korban saat ini telah dikirim untuk otopsi.


    Namun hasil final belum keluar. Polisi masih menunggu 2 uji krusial dari forensik: *Histopatologi* dan *Toksikologi*. Barang bukti lain juga sudah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau.


    "Semua berpedoman pada prinsip keilmuan. Kami butuh fakta yang tidak terbantahkan terkait penyebab kematian," tegas Raja Kosmos.


    *Jejak Digital dan CCTV Diburu*

    Polisi tidak main-main. Seluruh rekaman CCTV dari titik korban keluar RSUD hingga ke TKP sudah dikantongi. Rekaman dari 2 sumber berbeda itu kini sudah diamankan sebagai barang bukti.


    1 unit handphone milik korban juga sudah dibuka secara manual. Proses pembukaan disaksikan istri, orang tua, dan abang korban serta dibuatkan BAP. 

    Karena ada aplikasi dan data yang terkunci, HP tersebut kemudian dikirim ke Labfor untuk forensic digital.


    *Saksi dari Siak Sampai Maluku Diperiksa*

    Daftar saksi yang diperiksa terus melebar. Mulai dari security RSUD, pegawai, 2 dokter pembimbing residen, hingga 1 dokter residen anestesi dan istri korban.


    Tahap selanjutnya, polisi akan mendalami keterangan dan memeriksa rekan sejawat di *FK UNRI* termasuk staf akademik dan keuangan. Bahkan 2 rekan korban di Maluku, seorang bidan dan seorang dokter, juga sudah dihubungi dan memberi keterangan.


    *Psikologi Forensik Turun Tangan*

    Temuan dari barang bukti dan isi HP membuat penyidik perlu bantuan ahli. Sat Reskrim telah menggandeng *Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau* untuk melakukan *pemeriksaan psikologi forensik*. 


    Metodenya wawancara ke para saksi dan analisis seluruh petunjuk yang ada. Tujuannya untuk melengkapi gambaran utuh peristiwa.


    *Pesan ke Publik*

    AKP Raja Kosmos meminta masyarakat Siak tidak resah dan mempercayakan proses hukum kepada polisi. 

    "Kami terus bekerja. Perkembangan umum juga kami sampaikan ke Ibu Bupati agar situasi daerah tetap aman dan kondusif," tutupnya. Editor Wawan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini