Rokan Hulu, Riau -detikriauNews.com Warga Desa Boncah Kesuma, Kecamatan Kabun sangat resah dengan maraknya aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal kebun milik Koperasi Unit Desa Bangkit Usaha Makmur (KUD BUM).
Pasalnya, aksi pencurian (Ninja-Red) buah kelapa sawit sudah berulang kali terjadi hingga membuat sebagian petani merasa kesal dan geram, lantaran mengakibatkan kerugian finansial yang sangat signifikan.
SA, salah seorang petani yang tergabung dalam KUD BUM menyampaikan bahwa faktor penyebab maraknya aksi pencurian akibat longgarnya penjagaan.
Tidak ada tindakan tegas dari pihak pengurus KUD, mereka seakan akan melakukan pembiaran dan terkesan cuek dengan berbagai keluhan anggota.
"Longgarnya penjagaan membuat para pelaku dapat dengan leluasa melakukan aksi pencurian," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Hal senada juga diungkapkan MA, dengan nada geram ia meminta kepada pihak keamanan agar memperketat penjagaan untuk meminimalisir terjadinya aksi pencurian.
"Pencuri/Ninja jangan dibiarkan, jangan hanya difoto dan video, jika memang tidak sanggup bekerja mending mundur saja," cetusnya dengan nada kesal.
Sudah sering terjadi pencurian, lanjutnya, bukannya ditangkap atau diamankan, ini pelaku masih saja bebas berkeliaran padahal bukti foto dan video sudah ada.
Sementara itu, Ketua KUD BUM Desa Boncah Kesuma H. Sukirno belum memberikan keterangan resmi terkait hal ini. Saat dikonfirmasi awak media ini yang bersangkutan justru tidak merespon.
Editor:indra Sp



