• Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Polres Pelalawan Panen Raya Jagung di Pelalawan, Dukung Program Ketahanan Pangan

    Kamis, 08 Januari 2026, Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T14:13:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Pelalawan, Detikriaunews.com - Polri menggelar panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026 di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian8 dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional dan penyediaan makanan bergizi gratis.


    Panen raya dilaksanakan di lahan persawahan PT Surya Bratasena Plantation (SBP), tepatnya di Kelompok Tani Harapan Baru, Desa Betung. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Polsek Pangkalan Kuras dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, perusahaan, serta masyarakat petani setempat.


    Wakapolres Pelalawan Komisaris Polisi Asep Rahmat , S.H, S.I.K, M.M mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.


    “Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan,” kata Kompol Asep Rahmat dalam sambutannya.


    Panen raya dilakukan di lahan seluas satu hektare dengan hasil panen sekitar satu ton jagung pipil. Setelah panen, kegiatan dilanjutkan dengan pemipilan jagung menggunakan mesin milik Kelompok Tani Harapan Baru serta mengikuti siaran langsung panen raya jagung serentak yang digelar Mabes Polri.


    Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Pangkalan Kuras, jajaran Polres Pelalawan, TNI, UPTD Pertanian, manajemen PT SBP, tokoh masyarakat, serta para petani Desa Betung.


    Camat Pangkalan Kuras yang diwakili Sekretaris Camat Eva Kasmidar menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mendukung sektor pertanian. Menurut dia, kolaborasi antara aparat, pemerintah, perusahaan, dan petani menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di daerah.


    Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung dalam kondisi aman serta kondusif.


    Editor : Zunardi 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini