Perawang, Detikriaunews.com – Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Tualang melepas keberangkatan Relawan Masyarakat Tualang Peduli Bencana Alam yang akan mengantarkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pelepasan berlangsung di Kantor Camat Tualang, Jalan Raya KM 10 Perawang, Kabupaten Siak, Jumat (2/1/2026) sore.
Pelepasan relawan dipimpin langsung Camat Tualang Mursal, S.Sos, didampingi Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., serta unsur Upika lainnya. Hadir pula perwakilan KUA Tualang, Lurah Perawang, Ketua MUI Kecamatan Tualang, Ketua LAM Kecamatan Tualang, pengurus relawan, dan sekitar 30 orang relawan.
Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Tualang dalam membantu korban bencana di sejumlah daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan semangat solidaritas dan gotong royong yang kuat.
“Polri mendukung penuh kegiatan kemanusiaan ini. Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, dan seluruh relawan diberikan keselamatan selama perjalanan,” ujar Kapolsek.
Untuk pendistribusian bantuan, relawan memberangkatkan sejumlah armada. Ke Provinsi Aceh diberangkatkan empat unit kendaraan, terdiri dari dua unit mobil pick up yang membawa pakaian bekas layak pakai serta karpet merah bantuan PT IKPP Perawang, serta dua unit mobil jenis Toyota Hiace dan Avanza yang mengangkut 15 orang relawan.
Sementara ke Provinsi Sumatera Utara, bantuan diangkut menggunakan dua unit mobil Triton yang membawa pakaian bekas layak pakai, serta satu unit Toyota Innova yang mengangkut 10 orang relawan. Untuk Provinsi Sumatera Barat, satu unit Toyota Hiace diberangkatkan dengan membawa 12 orang relawan.
Selain bantuan logistik, Relawan Masyarakat Tualang Peduli Bencana Alam juga menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp245 juta yang akan dibagikan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Seluruh bantuan dikoordinir oleh Ketua Relawan Heri Yulindo, M.Pd, bersama Sekretaris Zaran Lubis.
Editor : Zunardi



