Pekanbaru, Detikriaunews.com - Sepanjang tahun 2023 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau Pres rilliase pengungkapan 67 kasus pegawai instansi pemerintah dan swasta yang positif menggunakan narkoba. Lima di antaranya merupakan pegawai instansi pemerintah di Riau. Hal ini berdasarkan hasil pengungkapan BNNP Riau
Dari hasil pengungkapan kasus tersebut sebanyak 5999 orang yang sudah dilakukan tes urine, 67 teridentifikasi positif menggunakan narkoba. 5 di antaranya instansi pemerintah dan 58 orang instansi swasta, dan kelompok masyarakat 4 orang" dan BNN Provinsi Riau serta jajaran telah memberikan layanan rehabilitasi kepada peserta deteksi sini yang urinnya positif agar dapat pulih dan produktif kembali, ungkap Brigjen Robinson didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Charles Sinaga
Informasi ini berdasarkan dalam rilis akhir tahun di BNNP Riau yang berlangsung di aula kantor BNNP Riau di Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru, Jumat 22/12/ 2023, pukul 10.00 wib pagi
Robinson mengatakan puluhan pegawai tersebut telah diberikan layanan rehabilitasi sebagai upaya pemulihan dari ketergantungan terhadap pengaruh narkoba,-red)
Ditambahkan Robinson sepanjang tahun 2023 pihaknya berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 41 kasus narkotika di Riau dan barang bukti jenis sabu seberat 39,198,24 gr, Ekstasi 21.006 btr dan Ganja 1642.36 gr jelasnya.
"Toh" Selama tahun 2023, ada 41 kasus narkotika yang diungkap BNNP Riau dan BNNK dengan 38 orang tersangka serta barang bukti sabu yang dimusnahkan sebenyak 39,19 kg," ujar jenderal bintang satu itu di depan wartawan
Ia berharap sinergitas dan kerjasama BNNP Riau dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat dapat terjaga dalam memberantas narkoba di Bumi Lancang Kuning ini, imbuhnya
Untuk tahun 2023 ini pelaku berkurang, namun barang bukti narkotika meningkat,
Meskipun demikan BNNP akan terus bekerja keras dan meningkatkan kinerja dalam upaya pemberantasan narkoba, tutup Robinson. ( Edi)



