-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    SPPG Al Fazza 02 Siak Diberi Sanksi Suspend Oleh BGN Riau Dan Diminta Untuk Relokasi

    Kamis, 07 Mei 2026, Mei 07, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T02:47:43Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Siak,detikriaunews.com - Setelah munculnya gelombang protes dan pemberitaan investigasi dilapangan terkait dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al Fazza 02 yang nekat beroperasi dibawah bekas sarang burung walet serta berdekatan dengan sarang burung walet aktif, Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Riau Achmad Wardana S.T., M.Han., ambil tindakan tegas.


    BGN Provinsi Riau itu menjatuhkan sanksi pembekuan operasional (suspend) kepada SPPG Al Fazza 02 Tualang, Kabupaten Siak.


    Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Provinsi Riau, Achmad Wardana ST, M.Han, memberikan pernyataan singkat namun tegas mengenai nasib dapur yang menyuplai makanan untuk ribuan siswa Tualang tersebut.


    "Iya pak maaf kami sedang dalam perjalanan. SPPG tersebut sudah di-suspend untuk relokasi," ujar Ahmad Wardan secara singkat, Rabu (6/5/2026) malam.


    Pernyataan ini sekaligus menggugurkan klaim-klaim sebelumnya dari pihak mitra maupun oknum Humas  yang bersikeras bahwa dapur tersebut sudah "steril" dan layak beroperasi. Status suspend ini menunjukkan bahwa BGN Pusat melalui perwakilannya di Riau tidak menoleransi adanya pelanggaran terhadap Petunjuk Teknis (Juknis) keamanan pangan.


    Sanksi suspend untuk relokasi ini merupakan langkah maju dalam melindungi kesehatan ribuan siswa di Tualang dari ancaman kontaminasi biologis seperti bakteri Salmonella dan jamur berbahaya yang bersumber dari kotoran walet.


    Langkah BGN Riau ini sejalan dengan titah Wakil Kepala BGN Pusat, Nanik Sudaryati Deyang, yang menegaskan bahwa dapur di area berisiko tinggi seperti sarang walet adalah pelanggaran berat yang tidak bisa ditawar dengan alasan sterilisasi permukaan saja.


    Meski sudah di-suspend, awak media akan terus memantau proses relokasi ini untuk memastikan unit pelayanan gizi yang baru nantinya benar-benar berada di lokasi yang higienis sesuai standar nasional. Keputusan BGN Riau ini juga menjadi peringatan keras bagi mitra SPPG lainnya di seluruh Provinsi Riau agar tidak main-main dengan standar sanitasi yang telah ditetapkan.(HUT)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini