Rohul-detikriauNews.com di tengah tengah hutan kawasan yang berada di lokasi dengan kebun sawit Masyarakat Rabu 01 / 04/2026 dengan santai menampung sawit / berendolan yang tidak tahu asal Tandanan dan buah segar Sawit yang di Terima di timbang di Ram yang di duga Milik Insial ( BG)
Awak media melakukan investigasi langsung ke TKP yang mana Ram tersebut banyak meresahkan masyarakat setempat, namun awak media tidak menemukan izin tera timbangan sesuai SOPyang berlaku ,dan awak media tidak berjumpa dengan sang pemilik Ram / timbangan digital, dan berketepatan saudara( BYG )berada diluar, awak media melakukan konfirmasi melalui karyawan atau tukang timbangan tersebut, bahwa dalam seminggu penghasilan kadang di perkiraan kurang lebih dari 200 Ton bahkan lebih ujarnya, yang diketahui awak media Ram tersebut tidak ada kebun Atau lahan perkebunan sawit nya,atau mempunyai koperasi di desa tersebut
Kurangnya pengawasan Aprat penegakkan hukum yang terjadi di kabupaten Rokan Hulu, terlebih di Di Di Desa Lubuk Bendahara kec Rokan IV Koto, kerab terjadi kehilangan sawit yang dia akibat kan para Penampung TBS / berondolan yang makin meraja lela, ujar Salah seorang warga yang tidak mau di sebut kan orang nya, Sebenarnya Tak mungkin Ada Pencuri Kalau tidak ada Pembeli nya, ungkapan pemilik lahan sawit
Hal ini terjadi di berbagai daerah provinsi Riau kehilangan buah sawit atau istilahnya di Rohul Ninja sawit, terlihat di berbagai Medsos dan daerah-daerah lainnya
Masyarakat meminta kehadiran para Aparat Penegak Hukum khusus nya Pemerintah Daerah agar dapat menertibkan para tengkulak atau Peron peron sawit,agar dapat paling tidak nya dapat berkurang seperti barang curian / Ninja Sawit yang berada di desa Lubuk bendahara khusus nya,ini lah harapan para masyarakat pemilik lahan sawit ,,
***indra Sp**



