-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bau Busuk Dari Limbah Cair Dan Sisa Makanan Warga Perawang Mengeluh, Diduga Bersumber Dari SPPG Al Fazza 03

    Selasa, 28 April 2026, April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-28T02:27:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Siak,detikriaunews.com - Warga Perawang Barat, tepatnya di KM 9 Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak keluhkan bau Busuk yang keluar dari drainase yang berada di tepian jalan utama Perawang.


    Usut punya usut ternyata bau busuk itu, diduga bersumber dari Dapur Al Fazza 03. Terlihat saluran pipa limbah cair dari sisa makanan yang tidak kelolah dengan baik  dan dibuang ke drainase milik masyarakat KM 9 Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. 


    Hal itu, terungkap saat awak media berada didepan dapur Al Fazza 03. Media ini, sudah mencium aroma tidak sedap, setelah ditelusuri tepatnya didrainase milik Pemerintah Kabupaten Siak terdapat limbah cair seperti sisa makanan dan terdapat minyak minyak sisa makanan. Setelah akun itu, media ini mencoba kembali mentulusuri terkait Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL)nya, namun tidak ditemukan, cuman awak media menemukan pipa yang mengeluarkan air menuju ke drainase milik Pemerintah Kabupaten Siak itu.


    "Iya bang bau busuk ini bersumber dari limbah dapur Al Fazza 03 itu bang, kami sudah komplain, kalau apa beritakan aja bang," ujar warga KM 09 Perawang Barat Kecamatan Tualang yang tidak ingin disebutkan namanya ltu.


    Terkait komplain kepada SPPG Al Fazza 03 dengan Yayasan Pendidikan Al Ikhlas siak itu, dirinya pernah menyampaikan tapi tidak juga ditanggapi.


    "Udah muak dah bang, tapi bagaimana lagi. Setahu kami itu sudah mencemari lingkungan," ujarnya 


    Menanggapi persoalan tersebut, KA SPPG Al Fazza 03 Nanang Saat dihubungi tidak memberikan respon. Di whatsapp pun tidak dibalas.


    Sedangkan Mitra dari Dapur SPPG Al Fazza 03 Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Aris menantang pihak media dengan bau yang dikomplain warga tersebut bersumber dari drainase tersebut. 


    "Bau seperti apa bang, disitu bukan hanya dapur kami aja, ada dapur lain juga dan juga ada limbah masyarakat," ujar Aris kepada awak media melalui seluler, Senin (27/4/2026).


    Terkait IPAL kami emang belum, tapi sudah order, tunggu anak libur sekolah baru dipasang.


    "Butuh waktu sampai seminggu atau 10 hari lah bang, untuk memasang itu, makanya tunggu libur anak sekolah dulu, baru kita kerjakan," ujarnya


    Terkait air limbah buang ke drainase depan dapurnya itu, Aris mengakui itu sifatnya sementara.


    "Iya bang kami emang buang air sisa cuci makanan ke drainase. Namun, kami ada bak kontrol, sisa sisa makanan berupa nasi itu sudah disaring, paling yang masuk ke drainase itu, minyak minyak sisa makanan," jelas Aris yang mengaku dapurnya sudah beroperasi selama enam bulan.(HUT)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini