Siak,detikriaunews.com - Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari yayasan An Nur Aneka Kuliner Nusantara (AKN) Tualang mendadak ramai didemo puluhan siswa SMA Negeri 2 Tualang, Jum'at (13/3/20206) malam.
Kekecewaan itu akibat keterlambatan dari pihak SPPG AKN yang tak kunjung menyalurkan bantuan program MBG yang dijanjikan sejak dari sore hari.
Gelombang protes siswa dan siswi kian memanas karena kepastian MBG yang terdiri dari makanan basah maupun makanan kering tidak kunjung disalurkan, beruntung pihak kepolisian dari Sektor Tualang tiba di lokasi dan mengatur sembari menenangkan siswa maupun siswa tersebut untuk tidak ribut. Setelah aman, penyaluran MBG berupa makanan basah maupun kering untuk 4 hari kedepan disalurkan oleh pihak dapur.
Selang beberapa menit, Kordinator Wilayah BGN Kabupaten Siak Lisa Wahari turun kelokasi agar memastikan tidak terjadi apa apa.
"Iya bang, kami kedapur ini ingin mempertanyakan kenapa tidak menyalurkan MBG ini, padahal janji akan disalurkan sore tadi, tapi hingga kini tidak juga disalurkan, " kata siswa yang tidak ingin disebutkan namanya itu.
Dijelaskan dia, bahwa MBG kali ini untuk 4 hari kedepan, jadi rugi tidak diambil.
"Kita ingin kepastian juga, jangan sampai tidak dikasih," ujarnya.
Dihadapan Korwil BGN Kabupaten Siak Lisa Wahari, Akuntan Gizi Syahrezi Fauzah dan pemilik Dapur AKN Beriansyah Cipta Nasution terlihat saling menyalahkan.
Beriansyah Cipta Nasution selaku pemilik dapur AKN Kecamatan Tualang mengakui tidak ada pemberitahuan dari Kepala SPPG AKN yaitu Rahmat.
"Itu tidak ada pemberitahuan dari Rahmat boleh disalurkan dihari lainnya," kata Beriansyah.
Kemudian pernyataan dari Pemilik Dapur langsung dibantah oleh Akuntan Gizi Syahrezi Fauzah atau lebih dikenal Rezi. Ia menjelaskan bahwa chat dari kak Lisa (yang berisikan bahwa boleh disalurkan dihari berikutnya, red) itu udah di terus kan di grup inti langsung. Namun langsung dibantah oleh Beriansyah, Iya, cuman ketika kalian bilang jam 10.30, itu kami aja diskusikan sini, kalian ada bilang kalau misalnya enggak disalurkan, dapur bermasalah," ujarnya
Beriansyah mengaku keterlambatan karena tidak sanggup memenuhi kebutuhan secara cepat
"Kami kalabakan, saat menu muncul, jam 10.30 pagi. Kita kelabakan, masalah supplier juga, Kak. Kita kewalahan, karena jam 10.30 pagi baru muncul menu, sehingga akomodirnya pun lama. Itu saja sih," ujarnya
Kordinator BGN Kabupaten Siak Lisa Wahari menyampaikan permohonan maaf terkait persoalan ini.
"saya juga koordinator wilayah, mungkin mohon maaf, karena dari pihak dapur ada miskom, antara mitra dan kepala SPPG. kami juga minta maaf ke sekolah ya, sama-sama minta maaf juga. mudah-mudahan masalah ini selesai lah ya, karena memang bukan disengaja. Kami mungkin akan memperbaiki didalam internal kami
," jelasnya
Terkait ada perubahan dari BGN kamis malam, yang biasanya perhari. "Untuk hari Jumat itu ada namanya menu spesial. Menu spesial, para SPPG ini harus menyiapkan 70.000 porsi itu kan butuh, effort lagi ya, Pak, jadi bisa bilang sama kepala SPPG dan akuntan, jika kalian mampu menyediakan di hari Jumat, itu disalurkan. Tapi jika tidak, kita minta undur waktu hari Sabtu," ujarnya mengingatkan kembali.(HUT)



