-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lebih Dari Sekedar Ibadah, Tarawih Jadi Penyejuk Hati Warga Binaan Lapas Pekanbaru di Malam Pertama Ramadhan

    Kamis, 19 Februari 2026, Februari 19, 2026 WIB Last Updated 2026-02-19T16:43:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    Pekanbaru, INFO_PAS – detikriaunewscom Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru pada malam pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ratusan warga binaan tampak antusias mengikuti pelaksanaan sholat Isya dan dilanjutkan dengan sholat Tarawih secara berjamaah, Rabu malam (18/02/2026).


    Pelaksanaan tarawih tersebut tidak hanya sekadar ibadah, namun menjadi penyejuk hati warga binaan Lapas Pekanbaru dalam menyambut Ramadhan. Hal itu terpancar dari suasana batin para warga binaan yang mengikuti ibadah dengan penuh kekhusyukan. Meski harus menjalani ibadah jauh dari pelukan keluarga, raut wajah ketenangan tetap terpancar dari balik peci dan baju koko yang mereka kenakan.


    Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran turut hadir dan mengikuti langsung pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah bersama warga binaan. Kehadiran pimpinan dan petugas ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan keagamaan, sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.


    Kepala Lapas Pekanbaru menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik, khususnya dalam meningkatkan kualitas spiritual selama menjalani masa pembinaan.


    “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan kerohanian agar warga binaan dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Lebih dari itu, bagi mereka, tarawih bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan menjadi penyejuk hati di tengah menjalani masa pidana,” ungkap Yuniarto.


    Pelaksanaan sholat Tarawih berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan petugas. Selama bulan Ramadan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga telah menyiapkan berbagai kegiatan dan program keagamaan lainnya, seperti tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, dan pembinaan rohani secara rutin.


    Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat menjalani bulan suci Ramadan dengan penuh makna serta menjadikannya sebagai titik awal perubahan positif dalam kehidupan mereka ke depan. Editor Wawan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini