JAKARTA|detikriauNesw.com– Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menghadiri undangan penting dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam forum diskusi percepatan pembangunan infrastruktur daerah yang digelar di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan strategis ini fokus pada efektivitas dan kepatuhan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan pinjaman daerah guna memastikan pembangunan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Kabupaten Rokan Hulu menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus dalam diskusi ini. Kehadiran Bupati Anton menunjukkan komitmen kuat dalam merealisasikan Visi dan Misi daerah, terutama dalam percepatan pelayanan fasilitas kesehatan dan pembangunan gedung RSUD Rokan Hulu.
Diskusi yang dibuka langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si ini mengundang kepala daerah yang sedang merencanakan skema pinjaman kepada pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Dalam arahannya, Dirjen Bina Keuda menekankan bahwa pinjaman daerah harus dibarengi dengan kemandirian fiskal. Pemkab Rokan Hulu didorong untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui lima langkah strategis:
Intensifikasi: Mengoptimalkan sumber pendapatan yang sudah tersedia.
Ekstensifikasi: Menggali potensi pendapatan baru yang belum tersentuh.
Peningkatan SDM: Memperkuat kapasitas aparatur pengelola keuangan.
Digitalisasi: Mempermudah pengawasan dan monitoring secara real-time.
Inovasi: Melahirkan terobosan baru dalam pelayanan dan pemungutan pajak/retribusi.
Bupati Anton menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil Kabupaten Rokan Hulu selalu selaras dengan kebijakan fiskal nasional. Hal ini dilakukan agar setiap pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta mendukung program prioritas pemerintah pusat.
"Pembangunan yang kita lakukan bukan sekadar fisik, tapi tentang bagaimana layanan publik, khususnya kesehatan, bisa lebih cepat dan berkualitas bagi masyarakat Rokan Hulu," ungkapnya. (Kominfo/JK).***indra ***





