SIAK SRI INDRAPURA, Detikriaunews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura melaksanakan pemindahan (mutasi) 30 orang narapidana laki-laki ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru pada Sabtu pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kelebihan kapasitas (over kapasitas) di Rutan Siak sekaligus untuk pembinaan lanjutan. Sabtu (1/11/2025)
Proses pemindahan dimulai pada pukul 06.40 WIB. Plh. Kepala Rutan Siak, Yusup Gunawan, menyatakan bahwa kegiatan ini telah dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
"Pemindahan ini merupakan bagian dari sinergitas antar-UPT (Unit Pelaksana Teknis) Pemasyarakatan dan berdasarkan surat persetujuan dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau," ujar Yusup Gunawan.
Pemindahan ini dilaksanakan dengan prosedur pengamanan yang ketat. Sebelum diberangkatkan, ke-30 warga binaan pemasyarakatan (WBP) tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Rutan Siak dan seluruhnya dinyatakan dalam kondisi sehat.
"Sesuai standar operasional prosedur (SOP), seluruh WBP yang dipindahkan diborgol tangannya. Kami juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan serta barang bawaan mereka untuk memastikan tidak ada barang terlarang," jelas Yusup.
Proses pemindahan ini dikawal oleh total 7 (tujuh) orang petugas, yang terdiri dari 5 (lima) petugas Rutan Siak dan 2 (dua) personel dari TNI. Keterlibatan TNI ini menunjukkan keseriusan dan sinergi dalam menjaga keamanan selama proses mutasi berlangsung.
Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini mencakup UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggara Pemasyarakatan.
Yusup Gunawan menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan pemindahan rombongan narapidana ini berjalan dengan aman dan tertib hingga tiba di tujuan.
"Kami telah melaporkan pelaksanaan kegiatan ini kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau dan mengirimkan data SDP (Sistem Database Pemasyarakatan) warga binaan yang bersangkutan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru," tutupnya.
Editor : Zunardi



