-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detik Riau News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Cegah Penularan TBC, Rutan Siak Gelar Skrining Rontgen Dada Massal untuk 545 Warga Binaan

    Senin, 10 November 2025, November 10, 2025 WIB Last Updated 2025-11-10T11:14:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    SIAK, SRI INDRAPURA, Detikriaunews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura menggelar kegiatan penemuan kasus aktif (Active Case Finding/ACF) Tuberkulosis (TBC) secara massal bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang dimulai pada Senin pagi menggunakan metode Rontgen Dada (Chest X-Ray) dan menargetkan 545 WBP. Senin (10/11)


    Kegiatan ini merupakan kolaborasi besar yang melibatkan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Puskesmas Siak, dan Tirta Medical Center (TMC), serta mendapat dukungan pendanaan dari Global Fund (GF) Tahun 2025.

    Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Siak, Yusup Gunawan, membuka secara resmi kegiatan yang dipusatkan di Aula Rutan Siak tersebut. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa skrining ini adalah langkah krusial untuk deteksi dini dan pencegahan penularan TBC di lingkungan rutan.


    "Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjenpas Kemenkumham RI tentang penemuan kasus TBC di 532 UPT Pemasyarakatan se-Indonesia," jelas Yusup Gunawan.

    Kegiatan skrining di Rutan Siak dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 November 2025. Pada hari pertama pelaksanaannya, antusiasme WBP terlihat tinggi, di mana sebanyak 250 WBP telah berhasil menjalani pemeriksaan Rontgen Dada.


    Proses skrining dilaksanakan dengan alur yang tertata rapi untuk memastikan efektivitas dan ketertiban. Berikut alur pemeriksaannya:

    1. Pendaftaran & Skrining Gejala: WBP melakukan pendaftaran dan skrining gejala awal yang dilakukan oleh petugas kesehatan Klinik Pratama Rutan Siak dan tim Tirta Medical Center.

    2. Pemeriksaan Rontgen (CXR): WBP menjalani pemeriksaan Rontgen Dada yang dioperasikan oleh tim vendor dari Tirta Medical Center.

    3. Evaluasi Medis: Dokter dari Tirta Medical Center menganalisis hasil skrining gejala dan Rontgen Dada untuk menentukan WBP yang terduga TBC.

    4. Pengambilan Dahak: WBP yang terduga TBC diarahkan ke meja petugas Puskesmas Siak untuk menerima pot dahak. Dahak ini akan diperiksa lebih lanjut melalui Tes Cepat Molekuler (TCM).

    5. Konsumsi: Seluruh peserta yang telah selesai diperiksa mendapatkan konsumsi dari petugas Rutan.


    Yusup Gunawan menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan prima Rutan Siak kepada Warga Binaan, khususnya dalam menjamin hak kesehatan mereka.

    "Kami berkomitmen penuh untuk menanggulangi penyakit menular dan memastikan semua WBP mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar operasional yang berlaku," tegasnya.

    Pelaksanaan kegiatan pada hari pertama dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Evaluasi harian terus dilakukan untuk memastikan kelancaran kegiatan di hari-hari berikutnya.


    Editor : Zunardi 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini